Withdrawal Policy

Kebijakan Withdrawal

Bineka (Bisnis Ekonomi Akuntansi) berkomitmen untuk menjaga integritas, efisiensi, dan keadilan dalam proses editorial dan telaah sejawat. Penulis yang mengirimkan naskah ke jurnal ini diharapkan melakukannya dengan itikad baik, dengan pemahaman bahwa naskah tersebut diajukan secara eksklusif ke jurnal ini dan tidak sedang dalam proses penilaian di jurnal lain pada saat yang sama.

Withdrawal atau penarikan naskah hanya diperbolehkan dalam keadaan yang terbatas dan dapat dibenarkan. Karena proses seleksi editorial, komunikasi, dan review memerlukan waktu, tenaga, dan sumber daya akademik yang besar, penulis tidak diharapkan mengajukan penarikan naskah tanpa alasan yang sah.

  1. Withdrawal sebelum peer review

Penulis dapat mengajukan penarikan naskah pada tahap penilaian editorial awal, yaitu sebelum naskah secara resmi dikirim kepada reviewer. Permohonan tersebut harus diajukan secara tertulis oleh corresponding author dengan menjelaskan secara jelas judul naskah, detail pengajuan, dan alasan withdrawal.

Jurnal dapat menyetujui withdrawal apabila permohonan tersebut masuk akal, dijelaskan dengan jelas, dan diterima sebelum proses review substantif dimulai. Penarikan pada tahap ini dipandang sebagai tindakan administratif editorial, bukan perkara etika publikasi, kecuali terdapat indikasi pelanggaran seperti submit ganda atau penyampaian informasi yang menyesatkan.

  1. Withdrawal saat peer review

Setelah sebuah naskah masuk ke tahap peer review, withdrawal sangat tidak dianjurkan karena naskah tersebut sudah melibatkan penanganan editorial dan waktu reviewer. Permohonan withdrawal pada tahap ini hanya akan dipertimbangkan dalam keadaan luar biasa, seperti ditemukannya kesalahan serius oleh penulis, adanya persoalan etika yang memengaruhi validitas karya, atau alasan terdokumentasi yang membuat proses review tidak layak atau tidak dapat dilanjutkan.

Setiap permohonan withdrawal selama peer review harus diajukan secara formal oleh corresponding author dan, bila diperlukan, disertai persetujuan tertulis dari seluruh co-author. Tim editorial berhak menilai alasan yang diberikan dan menentukan apakah permohonan tersebut merupakan kebutuhan akademik yang sah atau justru bentuk penarikan yang tidak patut.

Withdrawal selama peer review dapat ditolak apabila permohonan tampak berkaitan dengan perilaku yang tidak etis, termasuk submit ganda, pengiriman naskah ke jurnal lain saat masih direview, atau upaya menghindari revisi maupun tanggapan editorial tanpa alasan yang dapat diterima.

  1. Withdrawal setelah accepted

Sebagai prinsip umum, naskah yang telah dinyatakan diterima untuk diterbitkan tidak seharusnya ditarik kembali. Pada tahap tersebut, naskah telah melewati proses editorial dan review yang substansial, sehingga penarikannya dapat merusak integritas dan efisiensi proses publikasi.

Permohonan withdrawal setelah accepted hanya akan dipertimbangkan dalam keadaan yang sangat jarang dan benar-benar mendesak, seperti ditemukannya masalah etika serius, cacat metodologis besar, persoalan hukum, atau keadaan lain yang membuat publikasi menjadi tidak layak. Dalam kondisi demikian, dewan editorial akan menelaah kasus tersebut secara saksama dan menentukan tindakan yang tepat, termasuk pembatalan publikasi, catatan editorial, atau pengalihan ke prosedur koreksi dan retraksi apabila publikasi telah berjalan sebagian.

  1. Withdrawal setelah publikasi

Setelah artikel diterbitkan, permintaan tersebut tidak lagi diperlakukan sebagai withdrawal biasa. Setiap permohonan pascapublikasi untuk menghapus, membatalkan, atau meniadakan artikel akan diproses berdasarkan Retraction and Correction Policy jurnal, bukan berdasarkan Withdrawal Policy ini, karena artikel yang telah dipublikasikan sudah menjadi bagian dari rekam ilmiah.

Karena itu, penulis harus memastikan sejak awal bahwa semua penulis telah menyetujui pengajuan naskah, naskah bersifat orisinal, dan tidak terdapat persoalan authorship, etika, hukum, atau data yang belum terselesaikan sebelum artikel diterbitkan secara final.

  1. Alasan yang dapat diterima

Permohonan withdrawal dapat dipertimbangkan apabila didukung alasan yang sah, antara lain:

  • Kesalahan besar yang tidak disengaja dan ditemukan sebelum publikasi sehingga secara signifikan memengaruhi validitas naskah.
  • Persoalan etika yang diidentifikasi oleh penulis atau editor sebelum publikasi, seperti sengketa authorship, masalah persetujuan etik, atau kekhawatiran serius atas keandalan data.
  • Masalah hukum atau hak cipta yang membuat pemrosesan lebih lanjut menjadi tidak layak.
  • Submit ganda yang diidentifikasi dan segera dilaporkan oleh penulis sebelum proses editorial berjalan lebih jauh.

Permohonan pada umumnya tidak dianggap dapat diterima apabila hanya didasarkan pada keinginan penulis untuk mengirimkan naskah ke jurnal lain, ketidakpuasan semata terhadap lamanya review, keengganan melakukan revisi, atau alasan serupa yang tidak cukup membenarkan penghentian proses editorial.

  1. Prosedur pengajuan withdrawal

Penulis yang ingin menarik naskah harus mengajukan permohonan tertulis resmi kepada kantor editorial menggunakan alamat email yang terdaftar dalam sistem submission atau saluran komunikasi resmi lain yang dapat diverifikasi. Permohonan harus memuat judul naskah, ID naskah bila tersedia, nama seluruh penulis, alasan withdrawal, dan konfirmasi bahwa seluruh co-author telah diberi tahu mengenai permohonan tersebut.

Naskah tidak dianggap telah ditarik sampai kantor editorial memberikan konfirmasi tertulis atas keputusan withdrawal tersebut. Tidak adanya respons, ketidakaktifan penulis, kegagalan menanggapi pesan editorial, atau pengiriman naskah ke jurnal lain tidak secara otomatis membatalkan submission di Bineka.

Tim editorial dapat meminta klarifikasi tambahan atau dokumen pendukung sebelum memutuskan permohonan tersebut. Keputusan akhir mengenai boleh tidaknya sebuah naskah ditarik berada pada Editor-in-Chief atau dewan editorial, tergantung pada tingkat keseriusan dan tahap kasus yang dihadapi.

  1. Withdrawal yang tidak etis

Jurnal menganggap tidak etis apabila penulis menarik naskah tanpa justifikasi yang jelas setelah pekerjaan editorial yang substansial telah dilakukan, terutama bila penarikan berkaitan dengan submit ganda, pengajuan simultan ke jurnal lain, upaya menghindari revisi, atau usaha untuk mengabaikan keputusan editorial. Tindakan seperti itu dapat diperlakukan sebagai bentuk pelanggaran etika publikasi karena menyalahgunakan sumber daya editor dan reviewer.

Dalam kasus yang serius, jurnal dapat mengambil langkah editorial seperti menolak naskah, menangguhkan pengajuan naskah baru dari penulis yang bertanggung jawab untuk jangka waktu tertentu, memberi tahu co-author, atau memberitahukan institusi afiliasi apabila ditemukan bukti yang jelas mengenai perilaku publikasi yang tidak etis.

  1. Prinsip editorial

Semua permohonan withdrawal akan ditangani berdasarkan prinsip keadilan, transparansi, proporsionalitas, dan etika publikasi. Jurnal akan membedakan antara permohonan withdrawal yang sah karena alasan akademik yang valid dan permohonan yang tidak patut karena merusak proses editorial atau integritas komunikasi ilmiah.